![]() |
| [Foto : Novi Dua Dari Kiri Jilbab Hitam] |
Ketika sebagian besar warga terpuruk, Novi justru menggerakkan kemampuan IT yang ia miliki. Ia memanfaatkan WhatsApp Group, media sosial, dan sistem aplikasi untuk mengkoordinir para pelaku usaha mandiri di kampungnya.
Dengan penuh kesabaran, ia membantu mereka memasarkan produk secara online, sehingga roda ekonomi tetap berjalan meski toko-toko tutup dan mobilitas dibatasi.
“Saat itu saya hanya ingin membantu masyarakat di sekitar saya, tidak menyangka dampaknya bisa sebesar itu,” ujar Novi mengenang masa-masa krisis tersebut.
Berawal dari upaya kecil, gerakan itu kini berkembang besar. Di bawah koodinasinya, banyak pelaku usaha Kebraon yang berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan pendapatan selama pandemi. Langkah itu menjadi bukti bahwa teknologi, kreativitas, dan kepedulian sosial mampu menjadi jembatan penyelamat UMKM di tengah badai.
Tidak berhenti di situ, Novi kemudian mengembangkan kompetensinya menjadi sebuah layanan profesional bertajuk NOVIS Digital Marketing.
Lewat layanan ini, ia membantu UKM dan UMKM Surabaya untuk:
- meningkatkan jangkauan pasar,
- memperkuat branding,
- meningkatkan penjualan, dan
- mengoptimalkan kehadiran digital mereka.
“Digital marketing adalah tuntutan zaman yang tidak bisa dihindari. Ini adalah kunci agar UKM UMKM dapat bersaing dan bertahan,” tegas Novi.
Ia menambahkan bahwa NOVIS Digital Marketing siap menjadi partner strategis bagi UMKM dalam menghadapi tantangan era digital.
Upaya Novi yang bermula dari rasa peduli kini menjelma menjadi program besar yang memberikan manfaat nyata. Banyak pelaku UMKM Surabaya kini merasakan peningkatan pendapatan dan daya saing berkat pendampingan digital marketing yang ia lakukan.
Semangat, dedikasi, dan kepeduliannya menjadikan Novi bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga inspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia yang ingin memberi perubahan bagi lingkungan sekitarnya.
(Hamim)
View


0 Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments